Om Fred-iksi 2


.

Salam IBSG…

Hai BL..
Hmm,,,
Om Fred datang lagi nih…
Buat temen-temen IBSG semua, sedihnya udahan ya… Om Fred tau kok gimana sedih dan kecewanya kalian sama hasil pertandingan kemarin. Khususnya untuk BHS dan THF yang harus menerima kekalahan Jagoannya. Tapi saran Om Fred untuk kalian, Plis jgn kelamaan sedihnya. Kalau Pahlawan kita tau kita sedihnya kelewatan, mereka akan tambah sedih dan tambah ngerasa bersalah. Mungkin ini memang takdir yang harus mereka lewati. Om Fred yakin kok kalau dalam hati mereka pasti terbesit sebuah keinginan dan motivasi untuk melakukan dan berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal dikemudian hari. Om Fred yakin bgt sama hal iti. Karna apapun hasilnya, Om Fred yakin kalau mereka akan selalu tetap menjadi Pahlawan Bagi Bangsa Ini. Betul ga temen2.. Jadi Jgn sedih lagi ya… Kan masih ada pahlawan Indonesia yang masih bertahan. So Keep Smile and Spirit for Our Hero…
Waduh, maaf ya, Jadi ajang curhat gini nih,,, Maaf ya, Om Fred Cuma mau membangkitkan semangat Patriot kalian agar tetap semangat mendukung atlet-atlet Indonesia.
Putaran pertama Turnamen Malaysia Open Super Series 2010 telah bergulir. Jujur sebenernya Om Fred cukup terkaget-kaget dengan hasil pertandingan kemarin. Mungkin teman-teman IBSG semua sudah mengetahui bagaimana hasilnya. Om Fred disini hanya akan sedikit mengulas pertandingan yang dimana Indonesia mengirimkan 11 wakil di babak pertama Proton Malaysia Open Super Series 2010. Yang bikin Om Fred kaget adalah banyaknya nama-nama atlet unggulan yang harus terhenti dibabak pertama ini. Sebut saja Robert/Nadiezda, Park Sung Hwan, Joachim Persson, Wong Choong Hann, Muhammad Hafiz Hasyim, Chen Long, Jung Eun Ha/Lee kyung won, Aroonkesorn/Kunchala, Zhou Mi, Wang Chen, Tazzari/Zakry, Le Wan Wah/Tan fook dan Juara Korea SS lalu LYD/JJS. Kebanyakan dari mereka harus takluk ditangan atlet Non Unggulan. Lalu bagaimana dengan atlet Indonesia?
Kita mulai dari Tunggal Putra Indonesia. Pada babak awal, Taufik Hidayat mampu memperlihatkan permainan yang sangat cemerlang sehingga perolehan skornya pun tak terbendung sampai Jan Jorgensen seperti kehilangan akal untuk menambah skornya sehingga set satu dimenangkan oleh Taufik dengan mudah. Set dua pun demikian, hanya saja Jan Jorgensen mampu menyamakan kedudukan dan akhirnya mengalahkan Taufik dan mengharuskan untuk Rubber. Lagi-lagi Taufik Unggul diawal, tapi kemudian Jan kembali dapat mengimbangi permainan Taufik dan akhirnya Taufik harus mengakui kehebatan pemain muda asal Denmark ini. Taufik bukan satu-satunya pemain hebat dunia yang pernah takluk ditangan Jan Jorgensen. Peter Gade telah sedikitnya dua kali ditahun 2009 kalah dari Juniornya ini. Lee Chong Wei dan Chen Jin pun juga pernah kalah dari Jan pada China Super Series lalu.
Tunggal putri Indonesia hanya Linda Weni. Setelah merangkak dari babak kualifikasi, Linda akhirnya dapat masuk babak utama. Namun Linda harus bertemu dengan Tunggal Putri terbaik Malaysia, Wong Mew choo. Pada set pertama Linda terus membayangi skor Wong Mew Choo dan akhirnya terhenti dengan 22-20 untuk kemenangan Wong Mew Choo. Set berikutnya, Linda tidak mampu mengalahkan Wong Mew Choo dan akhirnya takluk dalam straight set oleh Wong Mew Choo. Wong Mew Choo memang memiliki jam terbang yang lebih di bandingkan Linda. Menurut Om Fred, Perjuangan Linda bisa dikatakan cukup baik dan tinggal terus dilatih dan yang paling penting adalah terus mengirimkan Linda ke ajang Super Series agar Linda menjadi lebih baik lagi.
Rian/Yonathan juga harus takluk dari unggulan pertama asal Malaysia KKK/TBH. Bisa dibilang, beberapa kali pertemuan mereka, Rian/Yonathan selalu saja kalah dari pasangan yang kini menempati peringkat satu dunia ini. Memang bisa dikatakan Rian/ Yonathan memang kalah pengalaman bertanding. Namun yang bisa dikatakan baik adalah ganda Indonesia ini tidak begitu saja dengan mudah dikalahkan. Rian/Yonathan terus melakukan perlawanan.
Luluk/Joko pun juga mengalami hal yang sama. Mereka harus takluk ditangan pasangan Ganda Jepang Hashimoto/Hirata dengan dua set langsung. Namun berbeda denagn pasangan Alvent/Hendra yang terlihat menguasai pertandingan dan dengan mudah mengalahklan pasangan Chan/Lim. Dan akhirnya hanya Alvent/Hendra ganda Putra Indonesia yang berhasil Lolos ke babak kedua.
Shendy/Meiliana yang diunggulkan di tempat keempat ini masih terlalu tangguh untuk lawannya. Begitu pula dengan pasangan Annisa/Feinya yang dengan mudah memenangkan pertandingan atas ganda Malaysia Sonia/Li Lian.
Namun yang menyedihkan ada di Nomor Ganda campuran Indonesia. Nova/Lilyana yang diunggulkan ditempat kedua ini tidak diduga kalah dari pasangan korea Ko/Eun ha. Ko/eun Ha memang di turnamen sebelumnya mampu menembus babak perempat Final. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 31 menit ini pasangan korea memang terlihat sangat agresif dan menguasai permainan sampai Nova/Lilyana terlihat kewalahan. Rijal/Debby juga mengalami hal yang sama. Pasangan Flandy/Chen terlalu kuat untuk mereka. Apalagi pasangan campuran ini mampu menambus babak semi final korea SS lalu. Rijal/Debby memang terlihat kalah pengalaman dan mental bertandingnya masih sangat kurang. Lagi-lagi Om Fed Cuma bilang, Lanjutkan!!! Tidak ada sukses yang instan. Semua butuh waktu. Om Fred yakin Rijal/Debby akan menjadi Ganda Campuran Indonesia yang hebat. Namun secercah harapan ada pada Vita/Hendra yang manpu mencundangi Ganda Tuan Rumah KKK/WPT. Tidak mudah memang, namun ketelitian Vita Marissa akhirnya membuahkan Hasil.
Lalu, bagaimana dengan Prediksi Om Fred di babak kedua hari ini?
Kita Mulai dari Alvent/Hendra. Alvent/Hendra pada babak kedua akan bertemu dengan pasangan Malaysia Chan/Chew. Kalau menurut Om Fred sih, jika Alvent/Hendra bisa mempertahankan tempo permainan seperti biasanya, tidak sulit untuk mereka mengalahkan ganda Malaysia ini. Namun jangan dianggap enteng karena seperti kita tahu, Malaysia SS ini penuh dengan kejutan.
Lalu Shendy/Meiliana akan menghadapi Jung/Yoo asal Korea. Sebagai peringkat delapan dunia sepertinya Shendy/Meiliana bisa menghadapi pasangan ini. Namun diperkirakankalau pasangan korea ini akan melakukan perlawanan. Annisa/Feinya pada babak kedua ini akan bertemu Chou/Yang. Mungkin hambatan untuk ganda putri Indonesia ini dimulai. Karena pasangan Taipeh ini sebelumnya mampu mengalahkan Aroonkesorn/Kunchala yang merupakan ganda putri terbaik Thailand.
Vita/Hendra sepertinya tidak akan menemui kesulitan dibabak kedua ini karena bertemu dengan Lin/Yang yang merupakan ganda yang lolos dari babak kualifikasi. Hanya saja Vita/Hendra harus tetap konsentrasi dalam pertandingan kedua mereka. Flandy/Chen akan bertemu Tan/Won. Om Fred sih yakin pasanagn Campuran ini dapat menagalahkan lawannya.
Mungkin sekian Prediksi dari Om Fred untuk babak kedua. Biar kalian semua mengetahui peluang dan lawan-lawan atlet Indonesia. Dan mendoakan mereka lebih tulus lagi. Semoga wakil yang tersisa dengan mudah dapat melaju ke babak Parempat final. Amin.
Kalau ada kesalahan mohon dimaklumi,
Terimakasih.

Salam OM FRED IBSG

Your Reply