Prediksi 2010 ala BOLA : Peluang Masih Berat


.

Prestasi yang tak terlalu mengkilap sepanjang tahun 2009 tentu bukanlah modal yang bagus buat pebulutangkis Indonesia menghadapi tahun 2010. Jika masih tampil seperti tahun lalu, peluang untuk sukses rasanya masih berat untuk diraih.


Tahun lalu, hanya lima gelar yang bisa diraih wakil Indonesia dipentas Super Series. Dua gelar diantaranya disumbangkan Markis Kido/Hendra Setiawan di Jepang dan Prancis. Mereka kini sudah mengajukan surat pengunduran diri dari pelatnas.

Jika mereka keluar, harapan untuk bersaing di level atas disematkan pada ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir. Masalahnya Nova/Lilyana tak bisa terus menerus diforsir lantaran usia Nova yang berkepala tiga tak memungkinkan dirinya terus berada dipuncak penampilan sepanjang tahun.

Mundurnya Kido/Hendra dan kondisi Nova yang mulai termakan usia sehausnya menjadi pelecut bagi para pemain pelapis. Soal pengalaman, sebetulnya sudahada banyak pemain yang sudah diberikan kesempatan dan dikirim ke turnamen Super Series. Hanya saja sejauh ini belum ada pemain pelapis yang bisa menjadi juara.

Padanomor tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso masih menjadi andalan pelatnas. Jika mampu kembali kepermainan terbaiknya Sony sebetulnya bisa menjadi tumpuan. Sedangkan Simon, dengan tren permainan yang menanjak tahun lalu rasanya perlu lebih konsisten.

Di nomor ganda purtra, kesempatan harus dimanfaatkan oleh M.Ahsan/Bona Septano dan rian sukmawan/Yonathan Suryatama yang selama ini berada di bawah bayang-bayang Kido/Hendra. Tanggung jawab meraih gelar muitlak ada di pundak mereka.

Mencari Pasangan


Pada nomor ganda campuran, pelatih Rexi Mainaky masih mencari pasangan yang pas buat Lilyana Natsir. Hal ini sudah dijajal ketika Lilyana dipasangkan dengan M.Rijal tahun lalu. hanya saja hasilnya belum terlalu fenomenal seperti ketika M.Rijal dipasangkan dengan Vita Marissa dan langsung menjuarai SS Jepang 20008. Di sektor ganda campuran, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah juga pantas diberi kepercayaan lebih di level SS setelah penampilannya menanjak tahun lalu.

Beban berat tentu disandang sektor putri, baik tunggal maupun ganda. ditunggal, Maria Kristin dkk. harus bisa memperlihatkan permainan yang konsisten. Kecendrungan untuk takluk dari lawan-lawan yang diatas kertas bisa ditaklukan juga harus segera dihapus. Jika masih bermain seperti tahun lalu, sulit rasanya untuk meraih gelar. Apalagi jika mengingat keganasan pemain Cina di sektor putri yang seolah tak ada habisnya.

Harapan untuk meraih gelar juga masih bisa datang dari pemain profesional macam Taufik Hidayat, Hendra Gunawan/Vita Marissa, dan Kido/Hendra jika mereka jadi mundur dari pelatnas. Hanya saja, soal program latihan dan lawan tanding bisa jadi kendala persiapan mereka. Kering gelar tahun 2010? berat untuk mengatakan tidak.

Your Reply