Liliyana Natsir sangat berkeinginan meraih gelar juara All England 2010 di nomor ganda campuran bersama Nova Widianto. Keinginan Butet--demikian Liliyana biasa dipanggil--meraih gelar di turnamen paling bergengsi yang akan digelar di Birmingham, Inggris, 9-14 Maret nanti, itu sangat kuat.
"Ingin menjadi juara All England tahun ini," kata Butet di Cipayung kemarin. Ia mengaku ingin meraih gelar juara All England seperti yang diraih Christian Hadinata bersama Imelda Wiguna pada 1979. "Itu terakhir ganda campuran Indonesia juara All England," kata Butet.
Untuk mewujudkan mimpinya itu, Butet sudah mulai berlatih bersama Nova setelah mengikuti babak kualifikasi Piala Uber di Nakhon Ratchasima, Thailand, akhir Februari lalu. Nova/Liliyana adalah runner-up All England 2008.
Butet mengaku persiapan yang telah dilakukan bersama Nova sudah bagus. Adanya kesibukan bermain di ganda putri untuk kualifikasi Piala Uber, menurut Butet, tidak terlalu berpengaruh. "Untuk level sekarang, buat aku dan Nova, hal itu tidak akan mengganggu," kata Butet. Mulai hari ini, pasangan yang kini berada di peringkat kedua dunia itu kembali berlatih bersama setelah sepuluh hari berpisah.
Dari hasil undian All England edisi 100 tahun itu, Nova/Liliyana menjadi unggulan kedua dan sedikit diuntungkan karena berada di pul bawah. Adapun tiga pasangan Cina yang cukup berbahaya berada di pul atas. "Tetapi tidak bisa diremehkan juga. Di turnamen All England itu yang main sudah tidak diragukan lagi," kata Butet.
Richard Mainaky, pelatih ganda campuran Pemusatan Latihan Cipayung, menilai peluang juara peraih perak Olimpiade Beijing 2008 ini terbuka lebar. "Harapan masih terbuka," kata Richard. Secara fisik, Richard menambahkan, Nova dan Butet dalam kondisi bagus.
Selain duet Nova/Liliyana, pasangan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah diturunkan. "Untuk Fran/Pia tidak ada target apa-apa. Pesan saya, mereka harus bisa mengalahkan pasangan yang lebih bagus dari mereka agar ditakuti lawan," kata Richard.
Di nomor ganda putri, Aryono Minarat, pelatih ganda putri, menurunkan dua pasangan baru, yaitu Nitya Krishinda/Shendy Puspa Irawati dan Greysia Polii/Meiliana Jauhari. "Dengan pertimbangan, saya ingin cari pasangan yang lebih bagus lagi," kata Aryono, yang mengaku ingin melihat hasil uji coba permainan dua pasangan baru itu di All England nanti. "Target untuk mereka minimal masuk semifinal dulu."
Pada tunggal putra dan putri, Cipayung masih tetap mengandalkan Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Adriyanti Firdasari, dan Maria Kristin Yulianti. "Maria masih harus bermain di babak kualifikasi karena peringkatnya rendah, 53 dunia," kata Lius Pongoh, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI.
Sedangkan para pemain nonpelatnas yang sudah memastikan diri akan ambil bagian adalah Taufik Hidayat, Hayom Rumbaka, Maria Febe Kusumastuti, Markis Kido/Hendra Setiawan, Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan, dan Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa. "Hayom dan Maria Febe masih mewakili PB Djarum," kata Lius. RINA WIDIASTUTI
Labels
Thomas Uber Cup
all england
HasiL Kuis Khayalan Valentinan
OM FRED
Serba-Serbi Atlet
STATEMENT
TAGLINE
TERBAIK
badminton
kyouchantika
Copenhagen Master
KICK ANDY
Panglima TNI Cup
Wawancara Atlet
IBSG KUIS
Kejuaraan Nasional
Liliyana Natsir
Ramalan Badminton
Sirkuit Nasional
Tournament Events
Hasil Kuis Akhir Taun
Kejuaraan Asia Junior
Korea Super Series
SELEKNAS
swiss super series 2010
No Comments
Bersama Nova, Butet Ingin Juara All England
.