JAKARTA : Hasil buruk kembali menimpa dunia bulutangkis Indonesia. Setelah pulang dengan tangan kosong dari turnamen All England Super Series, status sama kembali terjadi pada turnamen Swiss Open Super Series dengan tersisihnya dua pemain tunggal yang tersisa pada babak 16 besar.
Pemain terakhir Indonesia yang tumbang dari turnamen ini adalah Taufik Hidayat. Pemain tunggal putra yang menjadi unggulan keempat ini kalah dari pemain Jepang, Kazushi Yamada, dengan skor 15-21 dan 12-21 dalam pertandingan yang digelar di St Jakobshalle, Basel, Jumat dini hari.
Taufik, yang biasanya unggul di depan net, hanya menghasilkan lima poin dari permainan netnya dibanding lawannya yang memperoleh sebelas angka.
Juara Olimpiade Athena 2004 itu juga hanya mengimbangi lawannya pada awal game pertama dan kedua sebelum tertinggal hingga pertandingan berakhir.
Sebelumnya, pemain tunggal lainnya, Dionysius Hayom Rumbaka, hanya mampu memaksa unggulan delapan Chen Long asal China bermain tiga game sebelum akhirnya menyerah 12-21, 21-17, dan 15-21 dalam waktu satu jam.
Terhentinya langkah dua pemain tersebut membuat Indonesia tidak punya wakil lagi pada babak selanjutnya setelah tiga wakil lainnya tersingkir lebih dulu dari turnamen berhadiah 200.000 dolar AS itu.
Pemain tunggal putri Maria Febe Kusumastuti serta dua ganda yakni unggulan ketiga Markis Kido/Hendra Setiawan serta unggulan kelima Alven Yulianto/Hendra Aprida Gunawan langsung terhenti pada putaran pertama, Rabu.
Sementara itu, China kehilangan dua unggulan pertamanya sekaligus juara bertahan dalam turnamen tersebut setelah Wang Yihan dan ganda campuran Zheng Bo/Ma Jin tersingkir pada babak 16 besar.
Tunggal putri peringkat satu dunia Wang Yihan kalah dari pemain Hong Kong, Yip Puiyin, 17-21 dan 22-24, sedangkan Zheng Bo/Ma Jin ditundukkan pasangan Taiwan, Chen Hung Ling/Chen Wen Hsing, 14-21 dan 16-21. (Ant/Wem Fauzi)
Sementara itu, pemain ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, yang sebentar lagi akan dipisah, kembali berada di peringkat puncak ganda campuran versi federasi bulutangkis dunia atau BWF.
Nova/Butet menempati peringkat utama dunia yang dikeluarkan BWF. Dalam peringkat yang dikeluarkan pada Kamis (18/3) itu, pasangan Indonesia ini berada di peringkat pertama dan mengatasi ganda Korea Selatan, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, dan ganda China, Zheng Bo/Ma Jin.
Di posisi 10 besar hanya ada satu ganda campuran Indonesia lainnya, yaitu ganda veteran Vita Marissa/Hendra Aprida Gunawan. Adapun dua ganda campuran Pelatnas Cipayung, Devin Lahardi/ Lita Nurlita dan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet, berada di urutan ke-15 dan ke-18.
Oleh PBSI, keputusan pemisahan dua pemain ini dianggap PBSI sebagai cara untuk mempertahanan prestasi Lilyana yang masih muda dibandingkan tetap bersama Nova yang sudah relatif tua, kendati pasangan ini mencatat hasil bagus menjadi finalis di All England, baru-baru ini.
Rencananya, Lilyana akan dipasangkan dengan Devin Lahardi Fitriawan. Keduanya akan diturunkan di turnamen-turnamen sekelas grand prix. "Saya harap mereka (Devin/Liliyana) bisa berjalan dengan baik. Apabila hasilnya lebih baik bersama Nova, mau tidak mau saya persiapkan Nova/Lilyana untuk Olimpiade (2012)," ujar pelatih ganda campuran, Richard Mainaky.
Labels
Thomas Uber Cup
all england
HasiL Kuis Khayalan Valentinan
OM FRED
Serba-Serbi Atlet
STATEMENT
TAGLINE
TERBAIK
badminton
kyouchantika
Copenhagen Master
KICK ANDY
Panglima TNI Cup
Wawancara Atlet
IBSG KUIS
Kejuaraan Nasional
Liliyana Natsir
Ramalan Badminton
Sirkuit Nasional
Tournament Events
Hasil Kuis Akhir Taun
Kejuaraan Asia Junior
Korea Super Series
SELEKNAS
swiss super series 2010
No Comments
Swiss Super Series 2010 - Indonesia Tanpa Wakil di Semifinal
.